Cerita SSD Palsu dan Sebuah Perjalanan Upgrade
Setahun lalu saya beli SSD 512GB. Seminggu lalu dia pamit tanpa pesan. Dua kali salah diagnosa sebelum nemu jawaban.
11 tulisan · lihat semua kategori
Setahun lalu saya beli SSD 512GB. Seminggu lalu dia pamit tanpa pesan. Dua kali salah diagnosa sebelum nemu jawaban.
Bertahun-tahun saya belajar fiqh muamalah otodidak. Sampai saya masuk Akademi Konsultan Bisnis Syariah (CORe ISEC) dan mendapat sertifikasi C.SBC. Ini ceritanya.
Dua prompt analisis diri: satu 5 bagian, satu 8 tahap. Bedanya di audit bukti, tingkat keyakinan, interpretasi alternatif, dan kritik diri. Ini breakdown-nya.
Dulu saya pikir build cepat dan siap scale itu mustahil. Ternyata ada caranya. Kuncinya bukan di teknologi, tapi di cara pikir.
Bikin produk itu kayak masak. Gak jadi enak dalam 5 menit. Ini cerita perjalanan sebuah produk dari ide sampai jadi web app.
Prompt analisis diri Rp 20.000 dari Threads. Istri saya beli, saya coba permak. Hasilnya beda. Tapi yang paling menarik bukan promptnya.
Niatnya upgrade laptop, ujung-ujungnya malah ngembangin sistem jualan. Kadang ide terbaik datang dari tempat yang gak disangka.
Seorang sales bisa ngomong 30 menit gak dipercaya. Sebuah bot kasih 3 kalimat, langsung action. Kenapa?
Sebuah pelajaran dari white page yang menutup layar - tentang tanggung jawab, AI, dan etos kerja yang sebenarnya.
Perkenalan - Avathur Rahman, CPS, NLP, Sujok. Visi, misi, dan apa yang bisa kamu temukan di sini.
Cerita bagaimana AI assistant salah mendiagnosa masalah dua kali berturut-turut - dan pelajaran tentang asumsi, data, dan debugging yang sebenarnya.